Euthanasia_Mercy Killing?_part 2

imagesODI0QFF9

Permohonan euthanasia atau penghilangan nyawa seseorang dengan sengaja secara medis dengan tujuan untuk menghilangkan penderitaan bukanlah suatu permintaan yang dapat dengan mudah dijawab dengan jawaban “Ya” atau “Tidak”. Di berbagai negara, hal ini masih merupakan permasalahan yang masih menjadi bahan perdebatan yang sangat sengit. Ada yang pro namun ada juga yang kontra.

                  Dalam hal ini, gereja yang diutus ke dunia seperti domba di tengah-tengah serigala, gereja perlu bersikap “cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati”. “Cerdik seperti ular”, berarti mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya di luar sudut pandang Kristiani mengenai euthanasia. “Tulus seperti merpati”, berarti menerapkan prinsip-prinsip Firman Tuhan yang berkenaan dengan eutanasia.

Apa kata Fiman Tuhan ?

  • Perjanjian Lama

A.1.     Kejadian 1:27;2:7

“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”

A.2.     Kejadian 9:6

Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri.”

A.3.     Keluaran 20:13;21:12-13

Jangan membunuh. Siapa yang memukul seseorang, sehingga mati, pastilah ia dihukum mati. Tetapi jika pembunuhan itu tidak disengaja, melainkan tangannya ditentukan Allah melakukan itu, maka Aku akan menunjukkan bagimu suatu tempat, ke mana ia dapat lari.”

A.4.     Ulangan 32:39

“…Akulah yang mematikan dan yang menghidupkan, Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan, dan seorang pun tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku.”

A.5.     Pengkhotbah 3:2

“Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal…”

A.6.     Ayub 1:21

“Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!”

A.7.     Beberapa kasus bunuh diri yang tercatat di Alkitab dikutuk oleh Allah[1], contohnya: kasus raja Saul (1 Samuel 31; 2 Samuel 1), Abimelekh (Hakim-hakim 9:54).

  • Perjanjian Baru

B.1.     Matius 6:25

“…Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”

B.2.     Markus 8:36

“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.”

B.3.     Lukas 1:37

“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

B.4.     Yohanes 10:10

“…Aku (Yesus) datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”

B.5.     Roma 14:7

“Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri.”

B.6.     1 Korintus 10:13

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

B.7.     Efesus 5:29

“Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat.”

B.8.     Ibrani 9:27

“Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,”

B.9.     Dalam  masa pelayanan-Nya di bumi ini, Yesus sangat menghargai kehidupan manusia. Dia membangkitkan orang mati (anak Yairus – Markus 5:35-43) dan menyembuhkan orang yang sakit.

 

Eutanasia Menurut Etika Kristen

  • Tanggapan terhadap eutanasia aktif[2]

a)       Tidak ada hak moral untuk membunuh : Kesalahan mendasar eutanasia aktif adalah menyalahgunakan hak kedaulatan Allah atas hidup manusia.

b)       Konstitusi tidak memberikan hak untuk membunuh: Hak untuk hidup itu mutlak, tetapi hak kebebasan pribadi itu terbatas. Dan tentunya tidak ada hak untuk membunh sendirian.

c)       Membunuh seorang yang menderita itu bukan sikap murah hati: Tujuan tidak membenarkan alat apapun juga; tujuan hanyalah membenarkan alat yang baik.

d)      Ada banyak hal yang dapat dipelajari melalui penderitaan

e)       Tidak ada kartu harga pada hidup manusia: Tidak ada nilai materi yang dapat diletakkan di atas nilai spiritual seperti kehidupan yang dicipta dalam gambaran Allah.

  • Tanggapan terhadap eutanasia pasif[3]

Pelaksanaan eutanasia pasif, secara moral mungkin benar, tergantung pada apakah ini hasil dari menolak cara yang wajar di dalam mempertahankan hidup atau dari meninggalkan cara yang tidak wajar di dalam melawan penyakit yang tidak dapat diubah. Eutanasia pasif yang meninggalkan alat pendukung hidup yang wajar untuk “mengijinkan” kematian disebut eutanasia pasif yang tidak wajar. Eutanasia pasif yang meninggalkan alat pendukung hidup yang tidak wajar disebut eutanasia pasif yang wajar. Jadi, dapatlah dikatakan bahwa dalam hal ini, etika kristen tidak mengijinkan pelaksanaan eutanasia pasif yang tidak wajar;tetapi untuk eutanasia pasif yang wajar mengundang satu pertanyaan “apakah perlu untuk menempatkan seseorang pada mesin penunjang kehidupan?” Untuk membantu dalam menjawab pertanyaan tersebut ada beberapa pedoman yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan, antara lain:

a)       Penyakit itu haruslah tidak dapat diubah.

b)       Pasien mempunyai kekuatan veto: Keputusan bersama (keputusan yang mempertimbangkan semua aspek)

imagesQ2CKG1K4


[1] Norman L. Geisler, Etika Kristen – Pilihan dan Isu, (Malang: SAAT, 2001 – Cet. Ke-2), hal.209.

[2] Norman L. Geisler, Etika Kristen – Pilihan dan Isu, (Malang: SAAT, 2001 – Cet. Ke-2), hal.202.

[3] Ibid, hal 211-212

1 Comment (+add yours?)

  1. Trackback: Euthanasia_Mercy Killing?_part 1 | Fedrich's Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: