David » A Man After God’s Own Heart

David » A Man After God’s Own Heart

Ketika Allah menjelajah bumi untuk mencari pria dan wanita untuk melayani-Nya, Dia tidaklah mencari para malaikat dalam wujud manusia. Dia tentu juga tidak mencari orang yang sempurna, karena tidak ada seorangpun yang sempurna. Tetapi Dia juga mencari kualitas tertentu, kualitas yang sama Dia temukan di dalam diri Daud.

# Kualitas pertama : Spiritualitas
Ketika spiritualitas kita mendalam, kita memiliki hati yang peka terhadap hal-hal yang berkaitan dengan Allah.

# Kualitas kedua : Kerendahan hati
Ketika kita memiliki hati seorang hamba, kita adalah seorang yang rendah hati. Kita bertindak seperti yang diperintahkan. kita tidak memberoktak. Kita menghormati orang yang berwenang. Kita melayani dengan setia dan tidak bersuara.
Seorang hamba tidak mau orang yang dilayani gagal. Seorang hamba mempunyai satu tujuan besar, dan tujuan itu adalah membuat orang yang dia layani menjadi lebih baik, membuat orang itu semakin sukses.

# Kualitas ketiga : Ketulusan
Kata Ibrani “Thamam” diterjemahkan menjadi Ketulusan (integritas), artinya: lengkap, murni, tidak bersalah, memiliki hidup yang sederhana, sehat, dapat diandalkan, tidak bercacat.
Kita tidak dapat membohongi Tuhan. Dia tidak terkesan dengan penampilan luar. Dia berpusat pada kualitas bagian dalam.

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: